Terjebak di Buku Dongeng. “Prrrraaaannnkk…. ,” Hampir satu bulan Naysa menabung untuk berbelanja buku kisah impiannya. Naysa langsung pergi ke toko buku untuk membeli buku impiannya.
Seperti anak kebanyakan, Naysa pun bergegas untuk pulang, alasannya adalah tidak sabar untuk secepatnya membaca buku ditemani biskuit kesukaannya.
Sesampainya di rumah, Naysa secepatnya menyiapkan satu gelas teh hangat, serta biskuit rasa keju, yang Ia bawa ke Balkon bagian belakang rumahnya. Saking asyiknya membaca, rupanya Naysa tertidur pulas.
“Hooaaammm… ,” Naysa terbangun dari tidurnya. Ia baru sadar bahwa ia berada di sebuah kerajaan. ia menangis. Tangisannya terhenti saat ada peri kecil menghampirinya.
“Hi, Naysa! Apakah kamu ingin pulang? Kamu mampu pulang jika kau mampu menuntaskan seruan Putri Squine, Putri Sherna, dan Putri Selly. Jika sukses, maka kau mampu kembali pulang!” jelasnya, “masing-masing putri akan menawarkan 1 kantong serbuk gila, dan kau harus menghimpun sebanyak 3 kantong.”
Naysa yang masih galau dengan semua yang terjadi, cuma bisa melamun, bengong, juga gundah dengan yang dia lihat saat itu.
“Tepuk lah tangan kamu sebanyak tiga kali, maka Putri Squine akan timbul, tepukan selanjutnya mesti kau minimalkan satu,” terperinci peri kecil.
Naysa pun menurutinya, “Hi, Putri Squine! Apa yang mampu kubantu untukmu?”
“Tolong buatkan aku gaun yang indah!” perintah Putri.
7 hari berlalu, Naysa gres bisa menyelesaikan gaun Putri Squine. Naysa yang akil pun diberi serbuk abnormal berwarna merah.
“Hi, Putri Sherna! Apakah yang kau harapkan dariku?”
“Tolong buatkan saya sup terlezat!” perintah Putri.
Tak sampai 30 menit Naysa sudah menuntaskan perintah dari Putri Sherna. Naysa diberi serbuk abnormal berwarna kuning.
“Hi, Putri Shelly! Kiranya apa pertolongan yang bisa saya berikan?”
“Tolong petikan aku bunga 7 warna!” perintah Putri.
10 menit lalu, Naysa sudah kembali menenteng bunga yang ditugaskan Putri Shelly. Naysa diberikan serbuk ajaib berwarna biru.
Setelah 3 kantong serbuk itu ia miliki, maka peri kecil pun muncul kembali sehabis sekian usang menghilang, “Taruh ketiga serbuk gila tersebut di kedua telapak tanganmu, katakan apa keinginanmu, dan tiuplah serbuk tersebut hingga beterbangan ,” terang peri kecil.
“Hhoooaammm….”
Naysa telah berada di kamarnya, dengan dikelilingi banyak orang yang sedang mengkhawatirkan dirinya yang pingsan cukup usang.
Ketika Naysa terbangun, ia menyaksikan ada cahaya yang keluar dari salah satu buku dongeng miliknya. Ia mencoba menghampirinya. Ternyata cahaya tersebut keluar dari buku cerita Naysa yang berjudul “Tiga Putri yang Manja ”.
Terima kasih sudah membaca dongeng buatanku yang berjudul Terjebak di Buku Dongeng, dan membagikannya. Koreksi aku ya!
Sumber ty.com
EmoticonEmoticon